5 Ciri Anak Cerdas yang Bisa Terlihat dari Aktifitas Seorang Anak

Memiliki anak yang cerdas pastinya merupakan impian bagi semua orangtua. Siapa yang tidak bangga bila anaknya bisa menjadi murid yang menonjol dalam akademik dan selalu berprestasi di sekolahnya. Maka tak jarang bila banyak orangtua yang berusaha untuk bisa memberikan kualitas pendidikan terbaik bagi buah hati mereka. Banyak yang mengira bahwa kecerdasan seorang anak bisa dilihat setelah mereka masuk usia sekolah. Padahal ciri-ciri atau bukti pengukuran kecerdasan seorang anak sebetulnya dapat anda lihat bahkan saat di usia balita.

5 Ciri Anak Cerdas yang Bisa Terlihat dari Aktifitas Seorang Anak

Mungkin hal umum yang mencirikan kecerdasan seorang anak adalah bila anak tersebut memiliki daya tangkap dalam suatu hal dengan waktu relatif singkat. Padahal ada banyak sekali ciri anak cerdas yang bisa anda temukan pada beberapa aktivitas yang mereka lakukan. Biasanya anak dengan IQ tinggi umumnya selalu merasa terasing dengan teman-teman sebayanya karena merasa bahwa dirinya serasa berbeda dengan mereka. Namun tak selamanya anak dengan kecerdasan tinggi cenderung selalu dijauhi oleh teman-temannya. Kadang ada juga kok, anak cerdas namun tetap bisa bersosialisasi dengan teman sebayanya.

Ciri-Ciri yang Mengindikasikan Kecerdasan Tinggi pada Anak

Selalu memiliki rasa ingin tahu yang tinggi

Sebetulnya ciri-ciri seperti ini mungkin sudah sangat umum dan selalu menjadi sifat alami anak. Namun berbeda dengan ciri anak cerdas dimana keingintahuan mereka itu cenderung sangat susah dipuaskan dan bahkan timbulnya sifat ini cenderung lebih awal dibandingkan usia pada umumnya. Biasanya anak cenderung sudah timbul rasa penasaran yang tinggi pada usia 3-4 tahun, bila sifat ini muncul dibawah usia tersebut, maka kemungkinan besar bahwa anak anda memiliki kecerdasan yang jangan diremehkan.

Berbakat pada bidang seni

Rupanya ciri-ciri anak cerdas tak selalu dominan pada jago berhitung, membaca dan menyimak informasi saja. Rupanya kecerdasan anak pun bisa diukur berdasarkan kemahirannya pada lingkup seni. Bila anak anda sangat menyukai dan mahir dalam hal seperti menggambar, mewarnai, memainkan musik, bernyanyi, dsb mungkin saja anak anda masuk dalam kategori ini.

Ingatan yang kuat

Ciri anak cerdas selanjutnya adalah balita yang sudah dianugerahi daya ingat yang baik. Bahkan ada balita usia dua tahun yang bisa mengingat kejadian yang ia lihat ketika masih berusia 18 bulan. Atau perhatikan bagaimana jawaban anak ketika ditanya mengenai apa saja yang ia lihat atau diketahui mengenai pengetahuan umum. Contohnya saja seperti dinosaurus, dimana anak tersebut memandang binatang tersebut secara subjektif, yaitu dapat mengetahui informasi secara detail mengenai binatang tersebut.

Berbakat dan menonjol pada bidang tertentu

Sebetulnya pengukuran terhadap kecerdasan itu tak selalu dalam bidang akademik, kadang adapula anak yang tak begitu bagus dalam mengingat dan berhitung, namun memiliki bakat yang menjanjikan dalam bermain biola dan piano. Jadi pada dasarnya cerdas itu relatif, karena manusia selalu terlahir dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Memiliki rasa empati yang tinggi

Tak selamanya ciri anak cerdas dan jenius itu selalu lahir dengan rasa empati dan peduli yang rendah seperti yang sering anda lihat pada serial film. Justru sebaliknya, anak cerdas cenderung memiliki rasa peduli yang tinggi terhadap orang lain dan lingkungan sekitarnya. Contohnya saja balita berusia 2 tahun yang khawatir dan selalu memperingati kakaknya agar tidak mendekati jari kakak tersebut pada sangkar burung, lalu ketika jari kakaknya tergigit burung malah anak balitanya yang menangis karena terlalu khawatir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.