5 Cara Meningkatkan Kecerdasan Otak Bayi dan Balita dengan Interaksi

Bayi terlahir di dunia ini bersih tanpa noda. Ungkapan ini seringkali dilontarkan banyak orangtua bahkan para ahli. Para bayi ini memang belum mengenal kehidupan seperti orang dewasa. Seiring pertumbuhannya, ia akan mulai menggunakan pikirannya untuk mencerna sesuatu. Sifat dan sikap bayi akan terbentuk di kala ia bersama kedua orangtuanya. Karena itu, interaksi orangtua dan bayi sangatlah penting untuk dilakukan. Bagi orangtua yang baru saja memiliki anak pertama, biasanya akan bingung dalam menghadapi pertumbuhan anak, terutama tentang perkembangan kognitifnya.

Tips Meningkatkan Kemampuan Kognitif Bayi dengan Interaksi

Berikut adalah tips-tips berguna dari Dra. Lina E Muksin, M.Psi, Senior Consultant Propotenzia, Bogor untuk orangtua dalam berinteraksi dengan bayinya.

5 Cara Meningkatkan Kecerdasan Otak Bayi dan Balita dengan Interaksi

  1. Berikan stimulasi sensoris pada bayi

Bayi mulai belajar dan memahami sesuatu di sekitarnya melalui kelima panca inderanya. Artinya, bayi menerima dan menyerap informasi berdasarkan penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecapan, serta perabaan alias sentuhan. Sebagai orangtua, maksimalkan interaksi dengan bayi lewat stimulasi panca indera tersebut. Misalnya ketika melihat benda-benda di rumah, mencium aroma makanan, atau merasakan lembutnya handuk sehabis mandi. Hal ini dapat merangsang kemampuan kognitif bayi menjadi lebih baik.

  1. Menciptakan lingkungan pembelajaran

Agar proses interaksi bisa berjalan secara maksimal, buatlah suasana rumah dan lingkungan sekitar menjadi nyaman bagi bayi untuk belajar. Buatlah benda-benda atau mainan sederhana yang bisa digunakan untuk bermain sekaligus belajar. Seperti mainan yang menghasilkan suara atau benda bergerak. Anda tidak perlu mengeluarkan uang lebih untuk membeli mainan, cukup manfaatkan benda-benda di sekitar rumah. Selain meningkatkan kemampuan kognitif anak, Anda sebagai orangtua pun menjadi kreatif.

  1. Merespons sinyal yang diberikan bayi

Mengingat bayi dan balita belum sepenuhnya mampu bicara, orangtua biasanya mengalami kesulitan dalam memahami apa yang diinginkan mereka. Oleh karena itu, apa pun yang dilakukan anak, respons-lah secara positif. Jika si bayi mengajak bicara, cobalah membalasnya walau bukan berupa kata-kata utuh. Selain mengembangkan kemampuan bayi, interaksi ini akan membuat bayi merasa diperhatikan dan hubungannya dengan orangtua pun menjadi erat.

  1. Beri kebebasan untuk bereksplorasi

Bayi belajar memahami, menerima, dan mencerna informasi sekitarnya berdasarkan apa yang ia alami dan didapatkan dari lingkungan sekitarnya. Karena itu, berikan kebebasan baginya untuk bergerak atau melakukan sesuatu. Sebagai orangtua, Anda pun harus memberikan fasilitas yang aman dan nyaman bagi bayi untuk bereksplorasi. Jadilah kreatif dengan menciptakan benda-benda yang menarik untuk bayi. Eksplorasi akan memaksimalkan kemampuan panca indera yang dimiliki bayi, dan ini penting di masa pertumbuhannya.

  1. Bacakan buku cerita

Salah satu hal yang paling penting dalam menumbuhkan kemampuan kognitif alias intelektualnya adalah dengan literasi. Bacakan buku-buku cerita atau dongeng menarik pada waktu luang atau sebelum tidur. Akan lebih menarik jika buku-buku tersebut disertai dengan ilustrasi agar anak lebih cepat memahami isinya. Agar bayi tidak bosan, bacakan cerita dengan gaya menarik, seperti menirukan suara tokoh dalam cerita. Cara ini, selain meningkatkan kemampuan otak, akan membantu meningkatkan minat baca kepada anak.

Demikianlah cara-cara atau tips yang mudah dan menarik dalam meningkatkan kecerdasan bayi atau balita Anda. Kunci utamanya adalah kesabaran dan dilakukan secara terus-menerus dan berulang-ulang. Akan lebih baik jika Anda mengembangkan konsep tips-tips tersebut ke cara yang kreatif sesuai dengan kebutuhan. Dengan demikian, kemampuan otak anak pun semakin terasah dan niscaya ia menjadi anak yang cerdas dan membanggakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.